Sajak Cinta Dua Pulau,
oleh Minggatnya Cebolang Mesyah
sajak cinta dua pulau,
cinta semakin bersemi dalam tatapan mata cinta,
dekap hangat api cinta,
canda, cinta, cita dalam satu tadah,
tapi kini cinta terpisah samudera,
walau begitu cinta sejati takkan pernah pudar hanya karena jarak.
cinta kan slalu melebarkan sayapnya,
menyeruapkan bau harum dalam mekar bunga,
menari indah dalam kepak sayap kupu-kupu
menyenandungkan nada indah dalam kicauan burung biru
sampai masa tua berlalu,
sampai daging kembali habis tertelan tanah
sampai jiwa kembali pada pencipta,
sampai kita bersatu kembali disyurga..
Categories: Puisi
